Skip to main content

Masih Kuliah Kerja Profesi. Hi-hi

Hello Friday, Hello Blog, Hello Readerheart.. Ceilehhh ♥♥♥
Edisi kali ini kira-kira mau bahas apa yaaa?
Kebetulan di post aku September 2014 masih punya janji buat cerita pendampingan waktu KKP ( re: Kuliah Kerja Profesi) (re: KKN) jadi aku tepatin janji dulu yaaah..
Jadi waktu itu perjuangan banget, banget deh buat jodoh sama yang namanya UKM "PHIO" SnaB. Kita kelompik terahir yang dapet UKM setelah UKM sebelumnya kurang mendukung.. Alhamdulillah disana kita disambut baik oleh Bapak Ade dan Ibu Titin Kartini sebagai CEO usaha tersebut. Karyawan disana juga begitu baiiik.. Ada Teh neng, Teh Aas, Teh Heni, Teh Yuni. Mereka gadis-gadis cantik Garut yang masih muda belia, rata-rata umurnya hampir sama dengan aku, puteri, herli, dan egi. Pertama kali ketemu mereka, hati ini rasanya tak henti berucap syukur kepada Allah yang telah memberikan kepercayaan buat aku merasakan bangku kuliah dan terus belajar. Kalau inget dulu hampir ga kuliah karena terkendala biaya, Allah membukakan pintu Beasiswa Bidik Misi untuk aku terus belajar dan memperbaiki diri. Alhamdulillah..

Hari-hari kami lalui dengan asyik di minggu pertama, karena minggu pertama kami belajar membuat kue, pengalaman yang ga pernah aku bayangin sebelumnya. Bikin chocornflakes, kue aci keju, aci susu. Sayang seribu sayaaang, waktu itu bertepatan sama bulan puasa. Jadi tak bisa icip-icip 💔💔💔.. Hikmahnya, kue terkumpul dengan baik. Coba kalau ga puasa, bikin-icip-bikin-icip. Xixixi

Minggu kedua kami mulai pengamatan, aku dibagian sumberdaya manusia, puteri di bagian keuangan, herli dibagian pemasaran, dan egi dibagian produksi. Aku mulai mengamati job desc dan job spec mereka, apakah sudah sesuai dengan apa yang mereka kerjaan, selain itu, aku juga melakukan pendekatan personal kepada mereka satu persatu. Ga mudah awalnya untuk beradaptasi mencoba memahami karakter mereka dan melakukan pendekatan dengan bahasa se informal mungkin yang bisa mereka pahami dengan mudah tanpa terlihat sok pinter, atau sok mahasiswa. Belom lagi pas coba deep interview sama karyawati disana, mereka cerita kejelekan karyawati lainnya, semacam ada rasa persaingan dan kurang suka. Disitu tantangan aku buat seprofesional mungkin ga stereotype sama apa yang mereka katakan. Bak detektif, aku gali sana-sini buat tau informasi sebanyak banyaknya, kepo-kepo bahasa kekiniannya.. Wkwkwk
Ga cuma sharing sama karyawati, aku juga mendekati Ibu dan Bapak si empunya UKM, untuk nyaman sharing tentang karyawati disana. Awalnya masih kaku, lama-lama asik aja lagi.. ☺☺☺

Minggu ketiga kami sibuk menyiapkan laporan, bukan laporan mengenai progress di UKM, namun laporan yang mirip PKM-M.. Padahal kami terjun di UKM bukan di masyarakat desa sekitar. Disitu kami merasa bingung. 😂😂😂

Minggu terahir disana banyak hal yang mengharukan.. Pertama saat aku membuka forum focus group discussion, disitu aku memimpin jalannya fgd dibantu tiga partner aku puteri, herli dan egi.. Kami mencoba memetakan masalah dan membantu mencarikan solusi dari masalah yang sedang terjadi di dalam sdm yang bekerja disana.. Baik hubungan secara horizantal sesama karyawan, maupun kepada bapak dan ibu UKM.
Kami membagi kertas (post it) untuk mereka isi tanpa nama kemudian menempelnya di kertas karton yang sudah kami tempel di dinding. Semua terpana melihat akar permasalahan yang sama. Karena tidak adanya komunikasi yang baik diantara mereka dan kurangnya rasa saling memiliki sesama karyawati, ataupun rasa memiliki kepada UKM. Mereka hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup saja, dan bekerja mereka anggap sebagai rutinitas daripada menganggur.
FGD berjalan lancar, semua terbuka dengan unek-unek dan perasaan mereka masing-masing.. Sampai salah satu diantara mereka menangis karena terlalu sering memendam unek-unek dan takut mengungkapkannya.
Di akhir proses KKP di UKM ini kami tak lupa memberikan surat motivasi kepada seluruh karyawati, kami juga menempel kata-kata mutiara sebagai penyemangat mereka dalam mencintai pekerjaannya dan melakukan yang terbaik.. Tak kalah, mereka juga membuat surat cinta untuk kami.. Hihihihi
Aku masih menyimpannya dengan baik. Aku sangat terharu dengan penilaian mereka terhadap masing-masing diantara kami berempat. Tak lupa mereka menyebutkan doa terbaik untuk kami. How i miss you all.. Semoga dapat bertemu kembali dilain kesempatan. Aamiin

~Sekian~

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Persalinan di RS Ananda Purwokerto

Assalamualaikum calon bunda sholihah.. Masih edisi persalinan, kesempatan kali ini bundanya Kaizan mau nulis review pengalaman persalinan di RS Ananda Purwokerto.
Sedikit ulasan dari saya untuk calon bunda sholihah di daerah Purbalingga, Purwokerto dan sekitarnya. Pertama, dimulai dari alasan pemilihan.. Kira-kira hal apa saja yang saya perhatikan saat memilih tempat untuk bersalin? Jawabannya adalah Kenyamanan. Kata nyaman disini mencakup beberapa faktor yang mempengaruhi mulai dari dokter, tenaga kesehatan, fasilitas.
Saya sendiri menempatkan prioritas pertama kenyamanan pada dokter. Sebelum saya memutuskan untuk berpindah rumah sakit, saya ditangani obsygn laki-laki di rs sebelumnya, dan saya merasa kurang nyaman. Akhirnya saya memutuskan pindah ke RS. Ananda Purwokerto saat usia kandungan saya 33weeks. Saya memilih obsygn Dr. Setya Dian Kartika, Spog atas rekomendasi kakak sepupu dan adik ipar saya. Sampai melahirkan kemarin, rasanya lega dan nyaman sekali konsultasi dengan Dr. Ik…

Assalamualaikum Kaizan ❤

Assalamualaikum Kaizan Anak Bunda ☺
- Ruang Bersalin RS Ananda Purwokerto, 02.53 Jum'at, 28 Oktober 2016 -
Penantian selama 38 minggu 3 hari atau 9 bulan 17 hari berahir sudah, selamat datang di dunia anak bunda & ayah, Kaizan Aghna Al Arkhan.
Tulisan kali ini khusus bunda persembahkan untuk putraku Kaizan, mungkin suatu hari nanti Kaizan ingin tau bagaimana proses Kaizan lahir di dunia ini. Umumnya untuk calon-calon bunda muda semoga dapat bermanfaat.
Tanda-tanda cinta menyapa ayah dan bundanya muncul Kamis dini hari, keluar setetes darah. Menurut orang jawa jaman dahulu proses kelahiran Kaizan disebut "Ngangkat Kidang" yang mana menurut orang jaman dulu prosesnya akan memakan waktu yang relatif lama sampai berhari hari dan merasakan sakit yang hmmm "gurih" katanya. Tapi alhamdulillah semua itu hanya berdasarkan subyektivitas pengalaman pribadi beberapa orang jaman dulu saja. Alhamdulillah proses lahiran yang saya alami memakan waktu mulai 21.30-02.53 d…

Menuju TOGA!!!

Sowreee Blogger 🕓
Sambil nonton Drama Korea The Heirs di RCTI, aku sambil cerita yaaa.. Mumpung lagi iklan nih..
Cerita kali ini masih tentang perjuangan menuju Toga.. 🎓🎓🎓
Postingan aku sebelumnya udah ngebahas tentang abis sidang mau ngapain.. Kali ini asumsi nya adalah QC udah selesai dan Jurnal sudah tersubmit.. Selanjutnyaaa...
Menuju TOGA!!!

Saran aku adalah: Lengkapi semua berkas dulu biar ga bolak balik dan bisa seharian beres. Oia, aku tambahin rincian dana ya. Harus banget nyisihin uang buat keperluan ini sampe printilannya.

Overall yang harus disiapin buat SKL dan WISUDA
- Form distribusi (departemen)
- Skripsi 5 rangkap, lembar pengesahan 8 rangkap (5 lembar buat dijilid, 3 lembar buat persyaratan)
- CD
a. CD buat Dosbing (Skripsi word, pdf, olah data, jurnal)
b. CD buat Perpus FEM (Skripsi, Abstrak, Jurnal (Word dan PDF ya formatnya))
c. CD buat LSI (Skripsi PDF, Skripsi word dipisah-pisah (Cover, Bab 1, Bab 2, Bab 3, Bab 4, Bab 5, Lampiran, Abstrak))
d. CD buat Pak Ha…