Skip to main content

Being Preggo Mommy

Welcome Trimester III. Yes, saat ini saya sudah memasuki termin ketiga dari awal proses mengandung sampai melahirkan nantinya. Artinya saya sudah mendekati proses menuju kelahiran buah hati yang ada di dalam kandungan saya. Proses kehamilan dari awal sampai akhir sendiri dibagi kedalam tiga fase yang disebut Trimester I, Trimester II dan Trimester III. Trimester I terhitung mulai dari usia kandungan minggu ke-0 sampai dengan minggu ke-12. Minggu ke-13 s/d ke-24 masuk kedalam Trimester II dan sisanya masuk kedalam Trimester III. Lamanya usia kehamilan juga berbeda-beda, rata-rata ibu hamil sudah merasakan kontraksi dan pembukaan pada usia kandungan 37-39 minggu bahkan ada yang sampai 40-41 minggu. Jika melebihi HPL (Hari Perkiraan Lahir) biasanya tim medis dan dokter akan melakukan tindakan induksi untuk memacu proses kontraksi agar terjadi proses kelahiran yang sudah cukup umur tersebut. 
Alhamdulillah saat ini saya memasuki usia kandungan 26 weeks, 14 weeks menuju HPL yang telah ditentukan oleh dokter. Mari kita sama-sama berjuang menuju proses kelahiranmu kelak ya nak. Please grow strong and healthy inside my belly.
Jika ditanya bagaimana rasanya menjadi seorang ibu hamil? Saya jawab menyenangkan. hehehe.. Semua proses jika dinikmati pasti akan menyenangkan bukan?.
Pada trimester I kebanyakan ibu hamil akan merasakan mual dan muntah di pagi hari atau sering disebut morning sickness. Selain itu ibu hamil akan lebih peka terhadap bebauan, serta akan merasa pening dan lemas sepanjang hari. Hal tersebut adalah beberapa hal yang saya rasakan pada trimester I. Disamping hal-hal tersebut tentu ada hal yang menyenangkan dari trimester I yang saya alami, hal tersebut adalah being my husband's princess. Hihihi.. Awal mula saya mengetahui bahwa saya mengandung buah hati kami, ekspresi calon ayah si buah hati seperti seorang anak kecil yang dapet lego baru. hihihi.. Lari kesana kemari membawa test pack dan teriak horrey horrey.. Kemudian untuk memastikan bahwa hasil test pack akurat, kami periksa kandungan ke bidan terdekat. Setelah konsultasi hampir satu jam dan ditekan-tekan di daerah perut, bidan menyatakan bahwa saya positif hamil enam minggu. Speechless lah kami, memflash back kegiatan kami selama enam minggu kebelakang. Terdekat yang kami ingat, minggu lalu kami hiking ke Desa Salikung dengan medan yang sungguh luar biasa, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kami tersesat di labirin padi yang tinggi padinya setinggi badan kami. Luar biasa melelahkan, luar biasa ekstrem dan alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah Allah menjaga dan melindungi mu nak, kamu bertahan dan kuat di dalam rahim bunda. Terimakasih sayang, maafkan bunda dan ayah yang belum mengetahui keberadaanmu di rahim bunda saat itu. Beberapa dokumentasi perjalanan ke Desa Salikung dapat dilihat di akun instagram pribadi saya @hanamaryamm
Selanjutnya cerita singkat selama proses kehamilan saya pun dimulai, untuk menghindari hal yang tak dinginkan, suami mulai protektif atas segala kegiatan saya. Ga boleh kecapean, ga boleh makan sembarangan, asupan harus dijaga dan lain lain. Suami siaga mulai beraksi dengan menggantikan aktivitas mencuci baju, mencuci ikan (karena bau ikan membuat saya mual) dan membeli beberapa asupan makanan tambahan seperti minyak ikan salmon dan kapsul kutuk yang disarankan oleh sahabat suami yang baru saja melahirkan. Terimakasih suamiku. 
Selama trimester I alhamdulillah saya masih bisa mudik ke kampung halaman di bulan Mei. Awalnya, di bulan Mei tersebut sudah diagendakan suami untuk kami jalan jalan ke negara yang pernah dikunjungi oleh suami saat masih kuliah dulu, sekaligus bebulan madu karena kami belum sempat berbulan madu setelah menikah. Qodarullah, kami mendapat amanah dan kabar bahagia di bulan Maret. Akhirnya, saya memilih untuk menggunakan kesempatan berlibur tersebut untuk pulang menjenguk orang tua kami di kampung halaman. Suami saya dengan senang hati mengabulkannya. Tips ibu hamil tetap sehat dan aman melakukan perjalanan jauh insyaAllah akan saya tulis pada postingan selanjuntnya.
Memasuki trimester II saya masih sedikit mual dan muntah, terlebih saat pertama memasuki bulan puasa dalam keadaan hamil, tiga hari pertama saya sahur dan berbuka layaknya orang puasa pada umumnya, dan hal itu membuat saya lemah tak berdaya, darah saya turun drastis 80/60 mmhg. Setelah saya sharing dan membaca berbagai tips akhirnya saya memutuskan untuk mencatat dan menulis tips menjalani puasa bagi ibu hamil yang dapat dibaca di postingan sebelumnya. Alhamdulillah, setelah mempraktikan tips tersebut, puasa saya lancar sampai hari terahir, meskipun bolong satu saat darah saya turun drastis. hehehe. Saat mudik pun alhamdulillah saya masih kuat berpuasa. Nikmat Tuhanmu mana yang engkau dustakan?
Saat ini memasuki trimester III kegiatan saya sudah kembali layaknya ibu rumah tangga pada umumnya, kembali mencuci, menyetrika, menyiapkan makanan, menyapu dan melakukan hobi-hobi saya seperti membaca, menulis dan mulai membuat berbagai kreasi mainan anak. Buku yang saya baca juga tidak jauh dari buku mengenai persiapan menjadi orang tua salah satunya The Baby Book karya William Sears dan istrinya.
The Baby Book


InsyaAllah saya akan membuat review tentang buku ini dan menulis beberapa resume dari kelima paket buku ini dengan tema yang menarik di blog ini. hehehe
Selain membaca dan menulis saya juga mulai membuat berbagai kreasi mainan untuk calon buah hati kami menggunakan beberapa alat dan bahan yang mudah ditemukan. Kreasi pertama saya yang baru saja selesai adalah Baby Busy Dice. Keterangan lebih lengkap tunggu dipostingan saya berikutnya yaaa.. Sudah ketiga kalinya saya menulis topik berbeda yang akan saya tulis di postingan selanjutnya. Semoga saya tetap konsisten untuk menulis.. *peace* :p
Berikut adalah penampakan DIY Baby Busy Dice (Sensory Toy) made by me and my hubby.
Kerangka Baby Busy Dice

Baby Busy Dice
Selamat menikmati "Being Preggo Mommy, moms" baik sebagai working mom atau ibu rumah tangga,  harus tetap happy yaaah.. Happy Mommy, Happy Baby.. Yeaay.. See ya at the next post. :) 
Preggo Mommy.. hihihi

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Persalinan di RS Ananda Purwokerto

Assalamualaikum calon bunda sholihah.. Masih edisi persalinan, kesempatan kali ini bundanya Kaizan mau nulis review pengalaman persalinan di RS Ananda Purwokerto.
Sedikit ulasan dari saya untuk calon bunda sholihah di daerah Purbalingga, Purwokerto dan sekitarnya. Pertama, dimulai dari alasan pemilihan.. Kira-kira hal apa saja yang saya perhatikan saat memilih tempat untuk bersalin? Jawabannya adalah Kenyamanan. Kata nyaman disini mencakup beberapa faktor yang mempengaruhi mulai dari dokter, tenaga kesehatan, fasilitas.
Saya sendiri menempatkan prioritas pertama kenyamanan pada dokter. Sebelum saya memutuskan untuk berpindah rumah sakit, saya ditangani obsygn laki-laki di rs sebelumnya, dan saya merasa kurang nyaman. Akhirnya saya memutuskan pindah ke RS. Ananda Purwokerto saat usia kandungan saya 33weeks. Saya memilih obsygn Dr. Setya Dian Kartika, Spog atas rekomendasi kakak sepupu dan adik ipar saya. Sampai melahirkan kemarin, rasanya lega dan nyaman sekali konsultasi dengan Dr. Ik…

Assalamualaikum Kaizan ❤

Assalamualaikum Kaizan Anak Bunda ☺
- Ruang Bersalin RS Ananda Purwokerto, 02.53 Jum'at, 28 Oktober 2016 -
Penantian selama 38 minggu 3 hari atau 9 bulan 17 hari berahir sudah, selamat datang di dunia anak bunda & ayah, Kaizan Aghna Al Arkhan.
Tulisan kali ini khusus bunda persembahkan untuk putraku Kaizan, mungkin suatu hari nanti Kaizan ingin tau bagaimana proses Kaizan lahir di dunia ini. Umumnya untuk calon-calon bunda muda semoga dapat bermanfaat.
Tanda-tanda cinta menyapa ayah dan bundanya muncul Kamis dini hari, keluar setetes darah. Menurut orang jawa jaman dahulu proses kelahiran Kaizan disebut "Ngangkat Kidang" yang mana menurut orang jaman dulu prosesnya akan memakan waktu yang relatif lama sampai berhari hari dan merasakan sakit yang hmmm "gurih" katanya. Tapi alhamdulillah semua itu hanya berdasarkan subyektivitas pengalaman pribadi beberapa orang jaman dulu saja. Alhamdulillah proses lahiran yang saya alami memakan waktu mulai 21.30-02.53 d…

Menuju TOGA!!!

Sowreee Blogger 🕓
Sambil nonton Drama Korea The Heirs di RCTI, aku sambil cerita yaaa.. Mumpung lagi iklan nih..
Cerita kali ini masih tentang perjuangan menuju Toga.. 🎓🎓🎓
Postingan aku sebelumnya udah ngebahas tentang abis sidang mau ngapain.. Kali ini asumsi nya adalah QC udah selesai dan Jurnal sudah tersubmit.. Selanjutnyaaa...
Menuju TOGA!!!

Saran aku adalah: Lengkapi semua berkas dulu biar ga bolak balik dan bisa seharian beres. Oia, aku tambahin rincian dana ya. Harus banget nyisihin uang buat keperluan ini sampe printilannya.

Overall yang harus disiapin buat SKL dan WISUDA
- Form distribusi (departemen)
- Skripsi 5 rangkap, lembar pengesahan 8 rangkap (5 lembar buat dijilid, 3 lembar buat persyaratan)
- CD
a. CD buat Dosbing (Skripsi word, pdf, olah data, jurnal)
b. CD buat Perpus FEM (Skripsi, Abstrak, Jurnal (Word dan PDF ya formatnya))
c. CD buat LSI (Skripsi PDF, Skripsi word dipisah-pisah (Cover, Bab 1, Bab 2, Bab 3, Bab 4, Bab 5, Lampiran, Abstrak))
d. CD buat Pak Ha…